Artikel Agama Hindu, Ajaran atau Pelajaran Tentang Agama Hindu

Di dalam segala jenis kurban suci, japa yang artinya mengulang-ulang nama suci Tuhan merupakan kurban suci tertinggi (Bhagavad-gita 10.25), .. di antara getaran-getaran suara Aku adalah “Om” yang bersifat rohani. Bhagavad-gita 10.35 : ”.. Diantara semua mantra, Akulah Gayatri ..”

“Mungkin engkau tidak dapat melakukan latihan rohani yang sulit seperti meditasi, tapa, yoga, dan sebagainya. Cukuplah jika engkau mengidungkan nama Tuhan. Jangan melakukan latihan yang tidak engkau mengerti. Ambillah jalan yang paling mudah yaitu namasmarana” yaitu pengulangan Nama-Nama Tuhan seperti : Japa, Sankirtana.  Sankirtana atau Bhajan adalah menyanyikan lagu-lagu kebhaktian.

Sedangkan Japa adalah pengulangan Nama Tuhan yang dipilih secara pribadi yang umumnya dilakukan dengan cara duduk seperti meditasi, misalnya pengucapan Nama Tuhan atau mantra : “Om Nama Sivaya”, “Om Sai Ram”, “Hari Om Tat Sat”, Mantra Hare Krishna, Mantra Gayatri, dll.

bedugul-temple

Mantra Gayatri (di Bali untuk versi yang lebih panjang adalah sembahyang Puja Tri Sandhya) yang dipanjatkan 3 kali sehari, pagi / subuh, siang dan sore menjelang malam.

Mantra Gayatri bisa diucapkan bersuara atau diucapkan di dalam hati, mata terpejam atau terbuka, sambil menghayati makna / arti mantra tersebut yang ditujukan kepada cahaya cemerlang Brahman, mantra diulang-ulang beberapa kali (japa), sedikitnya beberapa kali, misalnya 9 kali, idealnya 108 kali, lebih baik dilakukan pada waktu dan tempat yang sama / teratur, misalnya kalau setiap pagi selalu dilakukan tepat jam 5 pagi, sore harinya tepat jam 6 petang.

Posisi japa mantra bisa duduk bersila / bersimpuh, duduk di kursi atau berdiri, bisa menggunakan atau tanpa menggunakan Japa Mala (Tasbih) menghadap timur atau utara. Bagus menghadap ke timur karena matahari terbit dari timur serta menghadap searah dengan putaran bumi yang juga ke timur.

Namun kita tidak boleh memperlakukan Mantra Gayatri secara sembarangan, hati kita harus selalu murni (jauh dari maksud jahat, benci, dsb) dan di tempat yang suci (tidak selalu di tempat ibadah) dan melafalkan mantra dengan benar serta pemahaman arti mantra.

Mantra ini mempunyai potensi yang tidak terbatas dan merupakan formula yang penuh vibrasi. Mantra Gayatri mempunyai kekuatan yang luar biasa dan tidak terhingga, kekuatan yang sungguh menakjubkan, Gayatri menyelamatkan orang yang mengucapkannya. Mantra Gayatri ditujukan kepada Tuhan yang imanen transenden (Tuhan yang berada dalam kesadaran segala makhluk dan segala sesuatu, tetapi juga melampaui sesuatu).

Mengidungkan Mantra Gayatri membentuk, mengembangkan dan mempertajam kecerdasan dan kemampuan akal budi manusia.

Orang yang mengucapkan Mantra Gayatri secara teratur dengan penuh keyakinan akan memperoleh faedah seperti berikut:
Mantra Gayatri membebaskannya dari berbagai penyakit, menangkis atau mencegah segala kesengsaraan, penghapus dosa, keberuntungan, dll.

Para ilmuwan barat telah menemukan bahwa bila Mantra Gayatri diucapkan dengan aksen yang benar, lingkungan sekitarnya tampak diterangi oleh vibrasi yang ditimbulkan oleh mantra tersebut.

Om Bhur Bvah Svah
Tat Savitur Varenyam

Bhargo Devasya Dimahi
Diyoyonah Pracodayat

Ya Tuhan  yang menerangi tiga dunia, *
Engkaulah Tuhan yang kami sembah, asal semua ciptaan,
Kami bermeditasi ke arah Cahaya CemerlangMu,
Terangilah budhi kami. **

* Tiga dunia : alam kasat mata, alam halus dan alam kausal. Brahman, cahaya rohani, ada di luar dan juga di dalam 3 dunia sebagai penyebab awal terciptanya 3 dunia tersebut.
** Karena selain Atman yang memang adalah diri sejati, maka dari badan kita, budhi lah yang paling halus atau paling tinggi.


klik disini bila tombol lagu mantra diatas gagal loading atau tidak berfungsi

Mantra ini juga bisa digunakan untuk mantra sebelum makan, sebelum tidur dan bangun tidur setidaknya 1 kali mantra.

Japa akhiri dengan : Om Shanti Shanti Shanti Om
Kita harus mengucapkan Shanti 3 kali, santih untuk memberikan kedamaian batin pada tiga hal dalam diri kita: badan, pikiran/budi/intelek, dan jiwa.

Penjelasan tentang Mantra Gayatri selengkapnya klik disini.

ilustrasi - meditasi, japa

Sadhana (sembahyang, latihan rohani) merupakan proses yang kita gunakan untuk memisahkan kebenaran dari ketidak benaran sehingga mendapatkan kebenaran. Sembahyang, mendekat Tuhan, itu pada dasarnya untuk melupakan dan mengikis ikatan atau keinginan duniawi dan sifat buruk lainnya sehingga kemudian kita benar-benar “mendapatkan Tuhan” (moksha: pencerahan rohani, kebahagiaan abadi) dan anugerah lainnya yang mungkin kita perlukan.

“Seluruh mahluk dan alam semesta adalah manifestasi Brahman Yang Maha Esa, dengan demikian kita melihat kesatuan dalam segala sesuatu. Kita harus yakin sepenuhnya bahwa prinsip Ketuhanan, Tuhan yang cemerlang, ada dalam setiap manusia dan setiap benda. Kalau kita menyadari keberadaan Tuhan dalam setiap makhluk (sebagai Atman, percikan dari Brahman), dan menyadari kesatuan (keesaan) dalam semua yang tampak sebagai kebhinekaan ini, maka engkau tidak akan dapat lagi membenci orang lain.”

Jadi Sadhana itu seharusnya menyatu dalam kehidupan sehari-hari, karena kebebasan (Moksha) tidak berdasarkan pahala, tetapi kualitas / karakter yang baik yang diperoleh dari latihan rohani.

Dengan menghayati diri kita yang sejati dan kekal sebagai Atman di dalam hati, tinggalkan pikiran yang keliru bahwa diri kita adalah raga, merupakan salah satu sikap yang tepat untuk bersembahyang atau memuja Tuhan.
———–

Bhagavad-gita 10.20
O Arjuna, Aku adalah Roh Yang Utama yang bersemayam di dalam hati semua makhluk hidup. Aku adalah awal, pertengahan dan akhir semua makhluk.

Bhagavad-gita 10.11
Untuk memperlihatkan karunia istimewa kepada mereka, Aku yang bersemayam di dalam hatinya, membinasakan kegelapan yang dilahirkan dari kebodohan dengan lampu pengetahuan yang cemerlang.


Bhagavad-gita 15.7
Para makhluk hidup di dunia yang terikat ini adalah bagian-bagian percikan yang kekal dari Diri-Ku. Oleh karena kehidupan yang terikat, mereka berjuang dengan keras sekali melawan enam indria, termasuk pikiran.

Bhagavad-gita 9.22
Tetapi orang yang selalu menyembah-Ku dengan bhakti tanpa tujuan yang lain dan bersemadi pada bentuk rohani-Ku – Aku bawakan apa yang dibutuhkannya, dan Aku memelihara apa yang dimilikinya.

sembahyang-hindu-bali

“Mereka yang selalu menempatkan Aku dalam hatinya dan
yang selalu mengabdi kepada-Ku dengan penuh kecintaan,
akan Kutanggung bebannya dan Kuberi apa yang mereka butuhkan.”

———————————————-

 

bcc

Comments on: "Mantra Sembahyang Agama Hindu" (19)

  1. Banggalah menjadi hindu… dan jadilah hindu yang sejati

  2. Semoga Mantran Gayatri memberikan pencerahan hidup

  3. sungguh dhasyatnya japa gayatri.mudah mudahan umat hindu makin banyak mengucapkan japa agar dunia semakin damai.swaha

  4. gusti ngurah dedy said:

    smoga HYANG WIDHI slalu melindungi umatnya

  5. yudiantoro said:

    Sukma

  6. Ram, Tulisan anda yang ini kok terkesan agak menjauh dari topik ya. judulnya kan Mantra umat hindu sembahyang (Mantra sembahyang untuk umat hindu) tapi uraiannya lebih menjurus ke pada Gayatri saja dan bukannya memaparkan beberapa mantra yang mestinya diketahui oleh umat dalam menjalankan kesehariannya. misalnya apa mantram baru bangun sampai tidur kembali, mantra supaya aktivitas berjalan lancar, atau mantram mencari rejeki. hey..hey… Kutipan Bhagavad Gitanya juga kurang berkorelasi sehingga harus mencari titik temunya sendiri apalagi anda keliru menuliskan Bab 2.20 menjadi Bab 10.35. tapi saya salut dan pasti akan selalu saya apresiasi setiap usaha untuk mencerdaskan umat. ayo terus berkarya dan sebarkan kebaikan bagi semua. HARI OM TAT SAT.

  7. Sekedar share saja
    semoga bermanfaat

    GAYATRI MANTRA SEBAGAI MANTRA SUCI UTAMA DALAM PEMUJAAN HYANG WIDHI
    Salah satu mantra suci yang sangat popular dalam komunitas spiritual Hindu adalah Rg.Savitri seperti yang tertulis dalam Rgveda Mandala ke 3,Sukta ke 62,Rg ke 10.Rg.Savitri ini lebih dikenal dengan nama Gayatri Mantram.Mantra suci ini diterima sebagai wahyu oleh Brahmarsi Visvamitra,kekuatan yang ingin diwujudkan dalam mantra ini disebut Savita (Hyang Widhi sebagai sumber segala cahaya ,Ibu Illahi Alam Semesta) dan iramanya adalah Gayatri,salah satu irama yang ditetapkan dalam Veda. Kemuliaan, Kesaktian dan Keampuhan Gayatri Mantra itu telah banyak diungkap oleh orang suci Hindu,para siddhayogi dan guru guru spiritual agung lainnya.Umumnya komunitas Hindu Nusantara sangat akrab dengan mantra Rg.Savitri ini karena terbiasa dicantingkan dalam bait pertama puja mantram Tri Sandhya.
    MENGAPA PERLU BERJAPA?
    Japa adalah pengulangan mantra atau Nama Suci Tuhan secara terus menerus dalam rangka sadhana spiritual untuk memperoleh anugerah Hyang Widhi. Pentingnya japa sebagai metode spiritual telah ditegaskan dalam kitab suci Bhagavad Gita dalam sloka yang berbunyi : Yajnanam japa yajnosmi yang berarti : Diantara yajna,Aku (Hyang Widhi) adalah Japa yajna. Kitab Agni Purana, menjelaskan akar kata japa berasal dari hurup ja dan pa. Ja berarti kekuatan penghancuran atas ikatan samsara (kelahiran dan kematian),sedangkan Pa bermakna penghancuran semua dosa.Se dangkan dalam Lingga Purana,Dewa Shiwa menegaskan keagungan berjapa kepada Dewi Parvati sbb: “Dewi,didalam setiap yajna yang lain,berbagai bentuk cacat akan terjadi melalui pikiran,kata atau perbuatan.Tetapi didalam japa-yajna hal seperti itu tidak akan terjadi.Karena itulah japa yajna adalah yang paling agung diantara semuanya.” Meskipun demikian,untuk mencapai hasil yang maksimal, pelaksanaan japa yajna harus diikuti dengan ketekunan sadhana,motivasi bhakti dan bhawa yang benar,keyakinan serta kerendahan hati.Atau seperti wejangan yang terdapat dalam kakawin Arjuna Wiwaha : wyarthekang japamantra yan kasalimur dening rajah mwang tamah,nghing yan langgeng ikang siwasmreti dating sraddha bhatareswara” (Jauhlah dari tujuannya japamantra yang diucapkan itu apabila bathin masih diliputi oleh rajah dan tamah,tetapi apabila pikiran teguh ngarcana Dewa Siwa,maka yakinlah Beliau akan mendatanginya)

  8. Salam sejahtera untuk semua.

    Saya suka dengan posting ini dan banyak sekali isi postingan mengenai :
    “Ringkasan / Pengenalan & Pemahaman Ajaran Umat Hindu”.
    Sejujurnya saya di sini mengatakan bahwa saya ini memang umat non-Hindu.

    Saya ingin memohon maaf sebelumnya, karena disini saya tidak bermaksud yang tidak baik, jadi pada intinya dapat ditarik garis besar … sebagai orang-orang yang beriman dan meng-imani setiap keyakinan “agama” kita masing-masing, bahwa : Di nusantara kita ini bahkan untuk setiap umat di bumi ini, TUHAN Yang Maha Esa memberikan pedoman / bimbingan dalam mensyukuri segala nikmat yang telah diberikan TUHAN Yang Maha Kuasa di dalam kehidupan kita ini, dengan Firman TUHAN YME di dalam setiap kitab suci dari setiap agama / keyakinan yaitu membimbing / mengajarkan umat-umat-Nya tentang segala kebaikan dalam kehidupan ini agar tidak hidup tersesat di dunia fana (sementara) ini.

    Apapun sebutan yang baik kepada “TUHAN YME” itu sama karena TUHAN itu Esa / Satu.
    Intinya setiap keyakinan “agama” yang diturunkan TUHAN YME itu sama adalah segala kebaikan untuk kehidupan umat, dan hanya bentuk / cara / ajaran “sembahyang” untuk menyampaikan terima kasih (rasa bersyukur) nya saja yang berbeda.

    Salam kebaikan untuk semua.
    #ARFX11 (TUFproject)

    • betull…. jd marilah semua kita saling menghargai kepercayaan masing2.. walaupun berbeda tpi memang tujuan nya satu yaitu memuja Tuhan …. jadi hilangkanlah pikiran negatif tentang agama apalagi menjelek2an nya…….. terimakasih

  9. Mohon ijim untuk Tiang Share di Halaman Facebook.

  10. dewa pt indrawan said:

    Alangkah indahnya kita bila bisa mengucapkan gayatri mantra stiap saat.

  11. gek citra aryatika said:

    Alangkah indahnya menjadi umat hindu

  12. lanjutkan terus postingannya bli. sangat bermanfaat

  13. ornezto kogoya said:

    “OM SWASTIASTU… thanks bli… buat posting2nya… sangat bermanfaat..
    saya terkesan sekali dengan pola HIDUP umat HINDU yg terkesan LUAR BIASA idealnya dalam keseharian HIDUP……… MAKANYA SAYA TERTARIK BANYAK BELAJAR tentang ajaran2 BAIK YG BISA SAYA PETIK BAGI IMPLEMENTASI HIDUP SAYA… salam satudara dari Papua…. Om swastiastu…syallom………

    TOLONG DI POSTING YANG BANYAK LAGI YA………

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 26 other followers

%d bloggers like this: